Senin, 13 Oktober 2014

Cara Setting 2 DNS menjadi 2 Website yang berbeda

Setelah menyetting 2 dns, hal berikutnya yang mungkin dipertanyakan adalah kenapa isi 2 website dnsnya sama. Nah, saya akan memberikan tutorial bagaimana cara untuk membuat isi 2 website ini dapat berbeda satu dengan yang lainnya.
Langkah-langkahnya adalah:
  1. Masuk ke file /etc/apache2/sites-available/, kemudian isinya akan ada 2 seperti ini. Copy file default untuk file domain anda, namanya bebas selama namanya tidak sama.

  2. Masuk ke file domain pertama hasil copy tadi, disini tampilan awalnya akan berbentuk seperti ini.

  3. Ubah settingannya menjadi seperti ini. Setelah itu save dan keluar.

  4. Lakukan hal yang sama pada file domain yang kedua, tetapi jangan lupa ipnya juga.

  5. Setelah selesai enable kan kedua website tersebut dengan perintah a2ensite "nama file".
    Kemudian buat folder untuk masing-masing file websitenya di /var/www

  6. Ubah file index html di domain pertama.

  7. Ubah juga di domain kedua agar terlihat perbedaannya.

  8. Setelah selesai keluar dan save, kemudian restart apache2 dan bindnya.

  9. Test dengan menggunakan browser.

  10. Test juga domain yang kedua.
    Dan selesai deh 2 buah websitenya. Isinya dapat diganti kapan saja, tetapi nanti direload webpagenya.

Cara Setting 2 DNS di Debian

Sebelumnya saya sudah membahas cara setting virtual ip di Debian. Nah, sekarang yang akan saya tunjukkan adalah bagaimana cara setting 2 buah dns di Debian dan dapat diakses lewat browser. Pastikan anda sudah menyetting virtual ipnya terlebih dahulu.  Langkah-langkahnya adalah:
  1. Pertama install terlebih dahulu aplikasi untuk dns server yaitu bind9 dengan perintah apt-get install bind9

  2. Kemudian masuk ke file /etc/hosts dan tambahkan settingan dns yang kedua.
     

  3. Ubah juga settingan di file /etc/resolv.conf menjadi seperti ini.

  4. Kemudian masuk ke direktori /etc/bind, terdapat beberapa file di dalamnya. Kemudian masuk ke file named.conf.default-zones.

  5. Begini lah tampilan awal dari file named.conf.default-zones. Selanjutnya copy bagian zone localhost sampai titik koma zone 127. Kemudian pastekan ke bagian paling bawah.

  6. Ini adalah tampilan hasil paste.

  7.  Selanjutnya ubah settinggannya menjadi seperti ini. Setelah selesai keluar dan save.

  8. Copy file db.local untuk file domain, sedangkan db.127 untuk file ip.

  9. Masuk ke domain pertama dulu, tampilan awalnya akan berbentuk seperti ini

  10. Ubah settingannya menjadi seperti ini.

  11. Setelah itu ubah isi file db.damai menjadi seperti ini juga.

  12. Masuk ke file db.ip, tampilan awalnya akan berbentuk seperti ini.

  13. Kemudian ubah settingannya menjadi seperti ini.

  14. Setelah selesai mengedit file db, restart networking dan bind9 nya. Kemudian test dengan nslookup.

  15.  Coba lagi dengan browser, dns yang pertama.

  16. Test juga dns yang kedua, dan selesai deh setting 2 dnsnya.